Meraih Kesuksesan Lewat Mimpi (sebuah biography penulis)
Jubah, Toga, dan samir ini tak pernah terbayang saya pakai, andai waktu itu saya tak segera move on dari pahitnya kehidupan. Mungkin saat itu saya tak akan berada di antara mereka duduk dalam jajaran mahasiswa dengan lulusan Cumlaude. Jangankan mengenyam pendidikan setingkat S1, S2, bahkan menjadi seorang Pegawai Negeri. Bahkan semenjak lulus SD dan untuk melanjutkan ke SMP pun saya harus menunggu 3 tahun lamanya. Semua itu hanya karena keadaan ekonomi keluarga yang tak memungkinkan. Broken home, percekcokan kedua orang tuaku yang terus menerus kami dengar setiap hari setiap malam, yang mengakibatkan ambruknya bahtera rumah tangga dan berakhir dengan perpisahan. Kedua orang tuaku berpisah saat saya masih duduk di kelas 2 SD. Hal tersebut membuat saya dan kedua saudara saya tak banyak berkhayal tuk bisa menikmati pendidikan. Ya, pendidikan, layaknya teman lain yang bisa merasakan nikmatnya ban...